• Home

White Balance Dalam Fotografi dan Cara Menggunakannya

White Balance adalah suatu istilah dalam fotografi untuk kalibrasi warna putih atau suatu protes yang bertujuan untuk menghilangkan warna yang tidak real pada foto (colour cast), sehingga objek yang berwarna putih akan tetap terlihat putih pada foto.

Alasan mengapa white balance itu penting karena kamera tidak secanggih mata manusia yang dapat beradaptasi dan dibantu oleh nalar. Rangsangan cahaya yang masuk akan memberitahu bahwa benda yang sedang kita lihat itu adalah warna putih, sedangkan kamera tidak.

Saat benda putih disinari cahaya kekuningan kemudia difoto, maka benda tersebut akan tampak kekuningan pada hasil fotonya. Untuk menghindari hal tersebut terjadi saat memotret foto ada beberapa cara yang perlu dilakukan.

Baca juga: Rekomendasi Kamera Vlog Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal

  • Mengenal Temperatur Warna (Color Temperature)

Berbica mengenai warna maka perlu mengetahui tentang temperatur warna. Ada bermacam-macam temperatur dalam warna. Hal ini dapat diukur dalam satuan Kelvin (K). Jika pada siang hari biasanya temperatur warna netral berada di kisaran 5200-6000K. Temperatur ini menyebabkan sebagian besar lampu flash eksternal memiliki range yang sama untuk meniru cahaya matahari.

  • Mengetahui Cara Kerja White Balance

Untuk menyeimbangkan warna putih pada foto Anda perlu memberikan opposite color (warna yang berlawanan) dari sumber cahaya untuk mendapatkan warna netral. Opposite color itu adalah Red, Green, dan Blue yang biasa disingkat RGB. Red (Merah) memiliki warna yang berlawanan dengan Cyan (Biru Langit). Green (hijau) warnanya berlawanan dengan Magenta (Ungu Magenta), sedangkan Blu (biru) memiliki warna berlawanan dengan Yellow (Kuning)

Misal, jika Anda memotret dengan cahaya yang terlalu kekuningan (lampu pijar) maka Anda dapat menetralkannya dengan menambahkan warna biru (kisaran 2500-3500 K)

  • Preset White Balance

Pengaturan White Balance pada setiap kamera berbeda-beda. Namun, setiap kamera memiliki beberapa preset white balance yang dapat digunakan seperti contoh Auto White Balance (AWB) yang secara otomatis dapat mengetahui temperatur dari sumber cahaya. Atau bisa manual dengan pilihan daylight, cloudy, dan shade.

White Balance sangat penting agar hasil foto Anda tidak terlalu putih karena pantulan cahaya. Hal ini dapat mengurangi resiko Anda dalam memotret objek supaya foto mendapat hasil yang terbaik.

Baca juga: Tips Merawat Kamera Yang Baik Agar Panjang Umur

Discover

Sponsor

Latest

Mengenal portrait mode pada kamera Smartphone

Mengenal Portrait Mode - Tahun 2017 ini sepertinya tahunnya Portrait Mode pada smartphone, mode ini menjanjikan efek bokeh yang tidak bisa dicapai dengan menggunakan...

Buat Flare Natural dengan Veil Pengantin

Flare natural dengan veil pengantin? Calling all wedding photographers! Bosan dengan foto wedding yang begitu-begitu saja? Dengan veil pengantin ini, sobat nggak...

Berlatih Fotografi di Kebun Binatang

Tips Fotografi - Beberapa waktu lalu ada Sobat InFotografi yang bertanya, bagaimana sih memotret hewan di kebun binatang secara optimal? Seperti yang kita tahu...

Lomba Fotografi Black and White

Kalau Sobat lagi cari info lomba fotografi, pas banget, nih. Mebel Bunglon bekerja sama dengan Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) region D.I. Yogyakarta sedang mengadakan...

Flickr akan Mengakhiri Storage Gratis 1Tera dan Membatasi Hingga 1000 Foto Saja

Berita buruk bagi sobat pengguna Flickr untuk menyimpan foto-foto hasil sobat. Flickr akan membatasi penyimpanan gambar sobat – terutama untuk sobat pengguna akun gratis....