Mengenal Portrait Mode

Mengenal Portrait Mode – Tahun 2017 ini sepertinya tahunnya Portrait Mode pada smartphone, mode ini menjanjikan efek bokeh yang tidak bisa dicapai dengan menggunakan teknik sensor kamera smartphone pada umumnya. portrait mode pada smartphone seolah menjadi sebuah keharusan bagi semua produsen smartphone yang meluncurkan ponsel pada tahun 2017 ini, dan sepertinya tren tersebut tidak akan mereda hingga tahun depan. Sebenarnya apa sih Portrait Mode ini? Smartphone apa saja yang sudah memiliki mode ini? Dan bagaimana cara kerja Portrait mode? Yuk di sini Infotografi akan mengajak kamu untuk mengenal portrait mode pada kamera smartphone.

  1. Mengapa portrait mode?
mengenal potrait mode
Foto Hasil Portrait Mode dengan Xperia Z3 Compact

Seperti yang kita ketahui, dalam fotografi kita mengenal yang namanya efek bokeh. Efek bokeh ini pada dasarnya semakin besar sensor, dan semakin besar bukaan lensa, maka akan semakin terasa. Efek bokeh ini berguna untuk menyeleksi objek utama dari latar belakang, sehingga objek tampak lebih standout dibandingkan dengan latarnya. Namun, untuk menghasilkan efek ini secara konvensional diperlukan sensor yang besar, di mana hal tersebut tidak mungkin dicapai pada smartphone.

Ukuran sensor smartphone sekarang paling besar rata rata 1/2.3”, yang berarti ukurannya sangat kecil apabila dibandingkan sensor kamera DSLR, bahkan dibandingkan Nikon 1” yang memiliki sensor terbilang kecil, sensor pada smartphone hanya sekitar setengahnya. Sensor yang kecil ini tidak memungkinkan efek bokeh didapatkan secara natural pada smartphone (kecuali memotret makro). Portrait mode menghilangkan kebutuhan smartphone untuk menyematkan sensor kamera yang besar, di mana semakin besar sensor yang tertanam pada smartphone akan berdampak pada ketebalan smartphone tersebut. Portrait mode adalah solusi dari permasalahan ini yang diselesaikan dengan bantuan software dan kecanggihan prosesor yang ada pada smartphone saat ini.

  1. Bagaimana cara kerja Portrait mode?

Karena kita akan mengenal portrait mode pada smartphone, kita akan sedikit membahas bagaimana cara kerjanya ya hehe. Pada umumnya, portrait mode ini memanfaatkan dua kamera untuk dapat memanipulasi efek bokeh. Kamera utama berguna untuk memotret objek pada umumnya, dan kamera kedua berfungsi untuk menganalisa “depth” yang akan digunakan untuk memperkirakan efek bokeh yang akan dimanipulasi. Kamera kedua ini tidak secara langsung mengambil gambar, namun mengambil informasi yang digunakan untuk diproses oleh software kamera untuk menciptakan efek bokeh.

Mengenal Potrait Mode
Generasi awal Portrait Mode masih sangat buruk dalam objek tertentu

Namun ada juga yang hanya menggunakan satu kamera untuk menggunakan efek ini, cara kerjanya sedikit berbeda. Untuk generasi awal, cara kerjanya adalah kamera akan memotret objek dengan dua titik jenis fokus yang berbeda (fokus dekat dan fokus jauh), sehingga nanti smartphone dapat memperkirakan “depth” yang akan digunakan untuk menciptakan efek “portrait mode ini”. Namun untuk generasi saat ini (Google Pixel 2, Galaxy S8), mode ini dapat dilihat secara langsung karena pemrosesan langsung dilakukan oleh prosesor, sehingga tidak perlu mengambil foto dengan dua fokus yang berbeda.

  1. Siapa saja smartphone yang memliiki efek Portrait Mode ini?

Bisa dibilang hampir semuanya sih, terlebih untuk ponsel flaghship keluaran tahun 2017. Contohnya yang paling umum adalah iPhone 7 Plus, iPhone 8 Plus, iPhone X. Apple benar-benar membuat “portrait mode” ini menjadi sebuah standar yang harus diterapkan pada semua smartphone kelas atas. Namun buat ganbro yang ingin mengenal portrait mode, sebenarnya portrait mode ini sudah ada sejak tahun 2014 dipelopori oleh HTC One M8 yang pada saat itu juga sudah menerapkan dual camera. Hanya saja pada tahun itu fitur tersebut belum terasa keren karena memang sensor kamera yang dimiliki HTC One M8 hanya sebesar 4 Megapixel.

Nah, setelah kamu mengenal portrait mode pada smartphone ini, kira-kira kamu merasa perlu dengan portrait mode ini? Atau kamu merasa bahwa efek ini hanyalah “gimmick” yang tidak akan banyak digunakan oleh pengguna? Hehe (kbp).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.