Fotografi hitam-putih atau monochrome photography kini tak terlalu sulit dilakukan karena teknologi fotografi yang semakin maju. Tinggal konversi warna hitam putih, sudah jadi deh! Nah, tapi kalau memotret itu-itu saja, membosankan bukan? Inilah beberapa rahasia memotret untuk fotografi hitam putih yang anti-mainstream!

1. Memotret Fotografi Monokrom dengan format RAW + JPEG

Konversi terbaik monokrom telah disesuaikan jika sobat menggunakan RAW, karena RAW memiliki informasi warna lebih banyak. Apalagi, kalau sobat menggunakan RAW dan JPEG serta mengatur kamera ke picture style/picture control/film simulation monokrom, kamera sobat dengan sendirinya mengatur gambar-gambar yang dihasilkan dengan warna monokrom secara otomatis. Asik, kan?

Rahasia Memotret untuk Fotografi Hitam-Putih (Monokrom)

Dengan aturan kamera seperti ini, sobat nggak perlu lagi membayangkan objek foto sobat dengan warna monokrom. Mode monokrom ini sudah membantu sobat dalam komposisi foto sobat, kok. Apalagi kamera-kamera sekarang sudah mampu menghasilkan gambar-gambar monokrom jadi sobat tinggal bereksperimen dengan parameter gambar seperti kontras, ketajaman, efek filter, tone, dan sebagainya.

 

2. Carilah kontras, bentuk, dan tekstur

Foto sobat lebih bagus lagi kalau sobat mempertimbangkan kontras, bentuk, serta tekstur karena biasanya kalau warna-warna yang sobat potret tak akan terlihat di hasil foto sobat. Sobat harus mencari warna yang pas untuk dipotret agar terlihat bagus di hasil foto sobat. Semisal, dalam fotografi biasa, mata sobat akan tertuju pada objek merah di depan latar belakang hijau. Nah, kalau fotografi monokrom, dua area ini akan mendapatkan kecerahan yang sama dan gambar sobat akan terlihat biasa saja.

Rahasia Memotret untuk Fotografi Hitam-Putih (Monokrom)
Wave Swinger-Rheinkirmes Düsseldorf 2008. Sumber : y Jörg Dickmann Photography/Flickr

Jadi, sobat harus bermain cahaya ataupun tone dari objek. Seperti pepohonan akan memberikan kontras untuk pemandangan hutan kayu. Atur eksposur sobat pada area yang lebih cerah agar membuat bayangan lebih gelap, jadi sobat bisa menonjolkan dengan lebih. Carilah motif, bentuk, tekstur untuk komposisi yang pas.

 

Baca juga : Blackmagic Design Rilis Kamera Saku Sinematik yang Pas buat Para Videografer

 

3. Cobalah Eksposur Panjang

Eksposur panjang juga bisa dilakukan di fotografi monokrom, loh. Apalagi untuk air yang bergerak ataupun awan. Pegerakan yang blur juga akan memberikan kontras tekstor dengan objek solid dalam frame.

Rahasia Memotret untuk Fotografi Hitam-Putih (Monokrom)

Karena menggunakan eksposur ditingkatkan lebih dari 1/60 detik, penting untuk ditaruh di atas tripod, menggunakan remote shutter release.

 

4. Gunakan Filter

Rahasia Memotret untuk Fotografi Hitam-Putih (Monokrom)
Filter ND Grad – lihat deh perubahannya! Sumber : Kiddi Kristjans/Flickr

Filter Graduated Neutral Density (ND Grad) maupun filter polarisasi sangat pas untuk fotografi monokrom, layaknya sobat memotret dalam warna. Filter-filter ini dapat memanipulasi kontrasnya gambar dan sangat-sangat berguna.

Baca juga : Tips dan Trik untuk Fotografer Pendaki

 

Filter ND Grad sangatlah berguna untuk menciptakan detil pada langit cerah, sedangkan filter polarisasi bisa digunakan untuk mengurangi pantulan cahaya dan menaikkan kontras. Pokoknya, gunakan eksposur yang berbeda-beda untuk menciptakan komposisi High Dynamic Range (HDR).

 

Baca juga : Kodak Rilis Kamera Super 8 Baru… Umm, Dengan Harga Berapa?

 

Berikut adalah teknik-teknik untuk menciptakan fotografi monokrom yang pas. Sudah mencoba? Jangan lupa kirim foto sobat ke kita ya!