Kamera Xperia Z3

Kamera smartphone kini sudah mencapai batas di mana hampir semua kamera yang ada pada setiap smartphone dapat dibilang bagus, dan yang mau Infotografi bahas kali ini adalah kamera dari Xperia Z3. Ponsel ini bukanlah ponsel keluaran terbaru 2018, melainkan ponsel yang sudah keluar sejak tahun 2014. Infotografi tertarik untuk menguji kemampuan kamera Xperia Z3 karena memang spesifikasi kamera Xperia Z3 masih dapat dibilang cukup high-end walaupun sudah termakan usia. Oh iya, agar lebih menarik kami juga sudah melakukan pengujian kamera Xperia Z3 melawan DSLR (Nikon D5200).

  1. Spesifikasi singkat

Kamera pada Xperia Z3 dibekali dengan resolusi 20.3 Megapixel, dengan bukaan maksimal f2.0 dan sensor 1/2.3”. Dengan sensor yang berukuran cukup besar untuk kelas smartphone, kami berharap lebih pada hasil gambar yang dihasilkan oleh kamera Xperia Z3 ini. Selain itu, fitur yang diunggulkan pada kamera Xperia Z3 ini adalah kemampuan untuk mencapai ISO 12.800. Sebuah angka yang cukup tinggi untuk kelas smartphone, walaupun kami juga tidak akan pernah menggunakannya mengingat sensor kamera APS-C saja dengan ISO segitu tidak menghasilkan gambar yang bagus, namun tentu itu tetap menjadi fitur unggulan dari kamera Xperia Z3 ini.

2. Pengujian foto langsung
a. Outdoor good light
Pada pengujian foto ini kami menggunakan pengaturan otomatis (Intellegent Auto) yang menjadi mode yang paling umum digunakan oleh kebanyakan orang. Pengujian pertama adalah pada foto outdoor siang hari. Foto outdoor pada kondisi cahaya bagus tentu bukan menjadi masalah bagi semua kamera smartphone, dan memang benar di sini kamera Xperia Z3 mampu menghasilkan gambar yang tajam dengan tidak terlalu banyak noise. Dengan lensa wide-angle juga menjadi kelebihan bagi kamera Xperia Z3 untuk bisa menangkap gambar yang lebih luas. Namun apabila diperhatikan, warna pada yang dihasilkan cenderung ada sedikit keunguan, sehingga perlu dilakukan koreksi white balance kembali apabila ingin warna yang lebih akurat. Warna yang dihasilkan oleh kamera Xperia Z3 ini tidak over-saturated dan over-sharpening sehingga memberikan kesan yang lebih natural.

kamera xperia z3
foto outdoor 1/50s f2.0 ISO 250

b. Outdoor low light

Kemampuan low-light bagi Infotografi adalah poin penting untuk menunjukkan kemampuan kamera smartphone. Dan di sini kamera Xperia Z3 menurut kami sudah bisa melewati ukuran batas yang dapat dibilang bagus. Foto outdoor ini diambil ketika malam hari kami mencari makan di sekitar kantor, kamera Xperia Z3 langsung menggunakan ISO sebesar 1250 untuk menjaga gambar tetap terlihat jelas. Dan ternyata hasil yang ditangkap sangat memuaskan menurut kami. Cahaya yang ditampilkan pada gambar sesuai dengan kondisi yang memang terlihat oleh mata, sehingga tidak over-brightness yang tidak diperlukan. Noise sudah mulai terlihat jelas apabila dilakukan pembesaran pada gambar, namun tidak terlihat apabila hanya dilihat melalui media sosial. Pada gambar dibawah, menunjukkan bahwa kamera Xperia Z3 juga memperlambat kecepatan shutter sehingga terjadi efek ghosting pada objek yang bergerak. Tidak adanya OIS menjadikan hal ini cukup berbahaya dan rawan blur apabila tangan tidak dapat stabil.

kamera xperia z3
foto outdoor 1/16s f2.0 ISO 1250

c. Portrait Good light

Foto portrait pada cahaya yang bagus juga bukan masalah yang besar bagi kamera Xperia Z3. Dengan cahaya yang mencukupi sensor kamera tidak perlu memakai ISO yang tinggi dan dapat memilih shutter speed yang lebih cepat. Warna yang natural dan tidak oversaturated adalah salah satu kelebihan dari kamera Xperia Z3 ini. Namun terlihat jelas pada foto dibawah ini kekurangan yang mungkin dialami oleh semua kamera smartphone yaitu adalah tingginya potensi untuk terjadi highlight clipping. Namun secara keseluruhan kamera Xperia Z3 ini mampu melakukan foto yang bagus pada pengujian portrait good light ini.

Kamera Xperia Z3
foto portrait 1/32s f2.0 ISO 500

d. Portrait low light

Pada pengujian portrait low-light ini, kamera langsung mengambil ISO cukup tinggi yaitu pada angka ISO 1250. Namun pada skenario ini ternyata kamera tidak mengambil shutter speed yang rendah, melainkan masih berada pada shutter speed 1/25 sehingga lebih mengurangi efek blur yang diakibatkan karena gerakan. Pada foto ini terlihat efek dari ISO tinggi adalah warna yang sedikit menjadi lebih pucat. Langit gelap juga terlihat berwarna abu-abu (tidak hitam pekat). Namun untuk kebutuhan sosial media pada umumnya, kualitas kamera Xperia Z3 untuk portrait low light cukup dapat di andalkan.

Kamera Xperia Z3
foto portrait 1/25s f2.0 ISO 1250

e. Fotografi Makro

Fotografi makro juga dapat dilakukan oleh kamera Xperia Z3 dengan baik, mungkin bisa jadi hasil ini salah satu yang kami paling suka dari kamera Xperia Z3. Dengan kondisi cahaya yang bagus, kamera memilih ISO pada ISO 100 dan shutter speed 1/100 menjadikan gambar menjadi tajam dan bersih. Dengan ukuran sensor yang cukup besar dan bukaan f2.0 membuat kamera mampu memberikan sedikit efek bokeh yang cantik. Dan apabila kurang, kamera Xperia Z3 ini juga dilengkapi dengan portrait mode juga loh.

Kamera Xperia Z3
foto makro 1/100s f2.0 ISO 100

f. Bonus : low light banget

Kami secara iseng menguji kemampuan kamera Xperia Z3 ini pada kondisi cahaya yang sangat tidak ideal yaitu di dalam sebuah klub. Dan cukup mengejutkan hasil yang didapatkan masih “uploadable” walaupun harus memaksa kamera untuk meraih ISO 3200 ditambah dengan shutter speed 1/16. Untuk kondisi ini kami memaklumi apabila sedikit gelap, namun kamera Xperia Z3 ini cukup bisa mengabadikan momen dengan baik pada kondisi tidak ideal.

Kamera Xperia Z3
lowlight banget 1/16s f2.0 ISO 3200

3. Kamera Xperia Z3 vs Nikon D5200

Sesuai yang infotografi katakan pada awal artikel, di sini kami juga melakukan sebuah pengujian kamera secara non-sintetis atau lebih tepatnya adalah blind camera test antara kamera Xperia Z3 dengan Nikon D5200. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan polling pada Instagram story. Dan hasilnya cukup bisa ditebak oleh kami.

Kamera Xperia Z3
4 dari 5 tes dimenangkan Xperia Z3

Hasilnya adalah 4 dari 5 tes yang kami lakukan, dimenangkan oleh Xperia Z3. Kaget bukan? Kalau kami mungkin tidak terlalu kaget, karena memang untuk kebutuhan sosial media saja kamera pada smartphone sudah memiliki kemampuan lebih dari cukup untuk memproduksi gambar yang enak untuk dilihat (kbp).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.