Freepik

Di era yang serba cepat ini semua hal dituntut instan. Di dunia fotografi pun demikian, teknologi yang canggih dan kebutuhan pasar mengakibatkan kamera digital laris manis. Namun, pernah nggak sih kepikiran kalau penasaran memotret dengan kamera analog?

Kamera analog jelas berbeda dengan kamera digital. Dengan kamera analog, kalian hanya bisa mengintip hasil jepretan kalian lewat viewfinder saja, tidak ada fitur auto, bahkan diperlukan proses yang cukup lama untuk melihat hasil jepretannya.

Bagi kalian yang masih kepo dengan proses memotret dengan kamera analog, bisa simak alurnya disini:

Kamera Analog & Film

Siapkan kamera analog dan film yang sudah kalian pilih. Apabila kalian membeli film secara online, kalian harus paham betul-betul bagaiamana cara memasangnya dengan benar. Apabila salah memasangnya, maka film kalian tidak bisa digunakan karena telah ‘terbakar’.

 

Perhatikan Pengaturan Kamera

Memotret dengan kamera analog berarti kalian harus berani meninggalkan mode auto dalam kamera maupun lensa. Nggak ada lagi yang namanya mengatur ISO, shutter speed, diagframa, bahkan mengatur ketajaman lensa dengan mode auto fix. Semuanya tergantung ilmu fotografi, serta feeling kalian. Menantang banget ya!

Proses Pra-Cetak Film

Dalam satu roll film, kalian hanya akan diberi 36 kesempatan untuk menghasilkan gambar. Jadi tidak bisa sembarang jepret sana-sini. Kemudian, untuk memproses hasilnya, kalian harus dengan hati-hati bisa melepas film dari kamera secara aman. Sedikit saja terkena cahaya bisa merusak hasil jepretan kalian.

 

Pengembangan Film

Sekarang, walaupun kamera digital telah merajalela, masih banyak studio foto yang mampu menangani khusus pengembangan film hingga ke proses cetaknya. Sebenarnya bisa sh, kalian mencuci film tersebut sendiri, namun butuh banyak pengalaman dan biaya untuk membeli perlengkapan dan bahan kimianya. Apalagi, negative filmnya hanya bisa dikembangkan dalam dark room, yaitu ruang remang-remang yang diterangi cahaya merah saja. Udah kayak film horror aja ya?

 

Cetak Hasil Jepretan Kamera

Setelah roll film kalian dicuci tentu kalian akan segera mendapatkan hasil negatifnya. Dari roll negative ini lah kalian bisa mulai mencetak hasil jepretan kalian dalam sebuah foto yang bisa dinikmati. Bahkan kini, kalian bisa mendapatakan scan negatif kalian dalam bentuk digital, jadi lumayan bisa menghemat biaya untuk mencetaaknya bukan? Hehe.

Setelah tahu prosesnya, kalian makin tertantang dengan kamera film atau makin pasrah dengan kamera digital kalian? Banyak hal-hal menarik yang bisa didapatkan dengan kamera jadul ini loh, salah satunya adalah element of surprise, yang berarti deg-degan nungguin hasil jepretannya gitu loh maksudnya.

Sudah siapkah dibuat dig dag dug dengan hasil jepretan kamera analog? Coba rasain sendiri deh sensasinya!