TKalo sobat suka memotret sekaligus mendaki gunung, pasti asyik banget deh : nggak cuma menantang, mencari puncak yang pas untuk memotret pemandangan, melihat pemandangan, sobat harus siap dengan kamera sobat tiap saat. Dari berburu bintang, tenda, mengejar matahari, memotret emosi para pendaki dari frustasi ataupun senyum. Asik kan? Nah, kalau sobat merasa fotomu gitu-gitu aja, berikut adalah tips dan trik untuk sobat, sang fotografer pendaki.

 

Sebelum Mendaki : less is more

Nggak usah bawa banyak-banyak! Tapi, yah, karena kamu fotografer, kamu harus membawa  peralatan kamera. Namun, pertimbangkan juga dengan panjang lintasan kamu dan fotografi apa yang ingin kamu lakukan. Jadi, sobat nggak perlu bawa-bawa lensa yang banyak ataupun sampai bawa-bawa flash eksternal, deh. Tapi, pertimbangkan juga banyaknya baterai ekstra dan memori eksternal yang sobat harus bawa, ya.

 

Tripod? Tripod penting sih karena kalau sobat harus memotret star trails ataupun pergerakan awan, ataupun yang lainnya yang membutuhkan eksposur panjang.

Tips dan Trik untuk Fotografer Pendaki
Sumber : Eliego

Jadi, usahakan saat berkemas, pertimbangkan waktu, hari, dan sebagainya ya. Jangan lupa ketika keadaan darurat ya. Memang sih, banyak, tapi bermanfaat, kok.

 

Baca juga : Kodak Rilis Kamera Super 8 Baru… Umm, Dengan Harga Berapa?

 

Sudah bawa air blower dan kain pembersih? Itu juga penting banget buat sensor kamera kamu, loh. Biasanya, saat di tempat dingin, baterai kamera kamu malah cenderung cepat habis. Maka dari itu, kamu harus sering-sering tetap menghangatkan baterai dengan cara menaruhnya di dalam kaos kaki dan sebagainya.

 

 

Tips Fotografi Hiking

  1. Pelajari Foregroundnya
Tips dan Trik untuk Fotografer Pendaki
Finn Harries harus mendaki Taktshang, atau Sarang Macan di Bhutan. untuk mendapatkan foto tour guide mereka, Sangay Wangchuk dengan latar belakang Paro Valley. Sumber : Instagram: @finnharries

Foto landscape dari fotografi hiking memang bagus. Tapi, sobat harus pelajari foreground, atau pemandangan yang paling dekat dengan sang fotografer. Maka dari itu sobat bisa memulai mencari foreground dengan cara menaruh sesuatu untuk menciptakan field of depth seperti bunga-bungaan liar, bebatuan, orang, tepi danau, dan sebagainya.

 

Baca juga : 25 Rahasia Foto Hebat – Bag. 3

 

  1. Lupakan “cahaya yang paling pas”
Tips dan Trik untuk Fotografer Pendaki
Sumber : Instagram: @huckberry

Sudah, lupakan golden hour dan sebagainya. Paling juga malah kamu lagi di lintasan hiking waktu matahari terbit maupun matahari terbenam.  Gunakan saja cahaya yang ada dengan berbekal ISO kamera kamu, soalnya momen yang tepat terkadang nggak bisa diulang lagi.

 

  1. Detil-detil kecil itu penting

Landscape yang bagus itu tetap memperlihatkan detil-detil kecil seperti serangga, wajah serta emosi teman-teman pendaki, ataupun yang lainnya untuk menambahkan depth dari foto kamu. Kalaupun sobat ingin membuat foto cerita, nah, detil-detil ini penting banget.

 

  1. Bangun lebih awal, tidurlah larut

Sebelum matahari terbit, set alarm sobat lebih awal agar sobat bisa melihat warna merah dan oranye dari matahari.


Baca juga : Memotret Keindahan Bintang dengan Fotografi Star Trails

 

Tidurnya? Tidurlah larut. Dengan tidur larut, sobat bisa memotret bintang, star trails, dan sebagainya. Pokoknya, rasakan langit malam dan jauh dari kota!