Pertumbuhan bisnis kuliner di tahun 2018 ini dibarengi juga dengan tren Food Photography di internet. Fotografi makanan yang dahulunya belum begitu viral, sekarang menjadi semakin menjamur karena keberadaan social media. Kemunculan food blogger pun makin menjadikan food photography menjadi naik daun.

Sebenarnya, memotret manusia ataupun memotret makanan memiliki dasar yang sama. Gimana gak sama? Kan tetap menggunakan kamera yang sama, dengan elemen-elemen yang sama pula. Tapi, dengan objek foto yang berbeda tentu memiliki tipsnya masing-masing. Ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan agar foto makananmu menjadi lebih menarik.

 

Perhatikan Angle

Untuk memotret makanan ada dua angle yang menjadi favorit, yaitu overhead dan straight. Dalam angle overhead atau bisa juga disebut dengan bird eye view, maka detail makanan yang berada di atas bisa dilihat jelas. Penggunaan angle ini biasanya digunakan untuk memotret makanan yang pipih atau dalam sebuah plating, misalnya seperti pizza, spaghetti, salad, dan lain-lain. Sedangkan, angle kedua yang bernama straight diambil secara tegak lurus dari kamera. Umumnya, angle ini digunakan untuk mengambil makanan yang berlapis, seperti burger, pancake, cake, dan lain-lain.

 

Tambahkan Property

Agar foto makananmu terlihat semakin meyakinkan tambahkan property di sekitar makanannya. Mulai dari buku catatan, sendok-garpu, kamera, hingga gelas minuman. Dengan adanya property tersebut, makananmu terlihat lebih hidup karena ada kegiatan di sekitarnya.

 

Atur Komposisi Warna

Komposisi warna diperlukan untuk memberikan kesan objek agar terlihat lebih menonjol. Berlaku pula pada makanan, untuk menunjukkan objek makanan agar terlihat lebih stand out, kamu bisa mencoba menggunakan komposisi warna yang monochromatic. Dengan pewarnaannya yang monokromatik, tentu objek makanan akan menjadi lebih menggugah selera.

 

Bermain Cahaya

Ciptakan atmosfer foto makananmu dengan menggunakan pencahayaan. Dalam basic photography diketahui ada dua pencayahayaan, yaitu pencahayaan natural dan pencahayaan artifisial. Di fotografi makanan pun menganut paham yang sama. Penggunaan pencahayaan natural memang menjadi pilihan yang praktis serta tidak memerlukan banyak biaya. Hasil dari pencahayaan natural pun sudah terbukti sangat menawan. Namun, pencahayaan artifisial juga tidak kalah menariknya. Dengan cahaya yang minimal, kamu bisa menambahkan kreasi pencahayaan fotomu dengan bantuan flash serta continuous light.

 

Dengan mengikuti beberapa tips ini, tentu hasil fotografi makanan milikmu akan semakin meningkat. Terus asah insting, dan pengetahuanmu agar hasil foto yang kamu hasilkan memiliki style yang personal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.