Hai, Sobat!

Bosan dengan motret proyek gitu-gitu aja? Lagi ingin membuat proyek yang sedikit serius? Bikin photoshoot aja yuk, sobat. Photoshoot sebenarnya nggak sulit, kok. Kini, Infotografi akan memberikan tips-tips photoshoot lengkap dari konsep, pencarian lokasi sampai cari modelnya, loh! Kita mulai dengan photoshoot series #1 : membuat konsep foto.

Sebenarnya, pembuatan photoshoot sangat gampang. Apalagi buat mereka yang suka banget duduk diem dan mainan google, dijamin bikin konsep photoshoot itu gampang banget. Di tahap pertama ini, yang perlu kamu lakukan adalah bikin moodboard. Moodboard adalah kolase yang berisi gambar, teks, ataupun apapun yang random untuk suatu topik tertentu. Moodboard ini mirip kayak Pinterest, bro. Gampang banget, kok.

Gunanya Moodboard ini adalah untuk menjadi inspirasi photoshoot kita. Gunanya moodboard ini bisa jadi sesuatu yang kita berikan pada model dan stylists untuk mendapatkan gambaran tentang photoshoot yang akan kita lakukan nanti.

Contoh moodboard tentang hidup sehat. Sumber freepeople

 

 

Gampang kan? Tapi, kamu harus ingat, kamu harus fleksibel dengan harapanmu dan harus tahu benar dengan ide kamu. Oke? Yuk, lanjut ke tahap cara-cara untuk membuat moodboard, yuk.

 

  1. Pikirkan tema yang akan diambil

Ambil tema yang ingin kamu ambil. Semisal, kamu ingin mengambil photoshoot tentang pasangan yang hubungannya sudah berada di ujung tanduk.

 

  1. Mulai tentukan wardrobe

Here’s the fun, mulai tentukan wardrobe! Kamu bisa memulai inspirasi dari manapun. Untuk contoh, kami memilih film asal Prancis, Amélie. Mulai dari sini, kami ingin menciptakan wardrobe Prancis tahun ‘90an. Pssh, kamu bisa gunakan color palette seperti ini untuk nanti.

color palette. Sumber : imgur

 

Lalu, kamu bisa mulai mencari wardrobe dengan mencari lewat pinterest ataupun mesin pencarian internet. Tak sampai situ, kamu masih bisa memperluas mencari dengan kata kunci “Paris fashion 90s”.

wardrobe Amélie. Sumber : pinterest

3. Terus mencari dari inspirasi lain

Tak hanya sampai situ, perluas lagi pencarianmu ke film-film lain. Lalu, kamu mulai mencari emosi dari “relationship tension”. Namun, agar lebih spesifik, kamu bisa mencari gambar-gambar dengan emosi dari kedua pasangan seperti “(500)Days of Summer” dan sebagainya.

 

4. Tentukan lokasi

Masih dari film “(500)Days of Summer”, misalnya. Kami terinspirasi dari adegan di IKEA. Namun, karena ada resiko bakal diusir dari IKEA, kami hanya memilih ruang tengah, dapur, dan kamar tidur.

lokasi “(500) Days of Summer”. Sumber : pinterest

 

5. Moodboard kamu jadi!

Nah, sekarang, dari semua itu, jadikan sebuah moodboard. Dan tadaaa – moodboard kamu jadi!

Moodboard akhir. Sumber : Mango Street

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here