Menguasai Teknik Foto Flat Lay

Teknik foto Flat lay kini sangat digandrungi, terlebih karena lahir dari trend Instagram. Flat lay merupakan foto minimalis, hanya butuh backdrop namun kaya akan komposisi foto, yakni banyak barang. Barang-barang tersebut bisa barang-barang yang dibawa untuk travel, gaya pakaian setiap hari atau #OOTD, barang-barang yang baru dibeli, make up, dan lainnya. Berikut adalah cara-cara untuk menguasai teknik foto flat lay.

 

  1. Pikirkan tema yang akan diambil

Sebelum mengambil foto, tentukan tema yang ingin kamu ambil. Walaupun flat lay mencakup beberapa barang yang lain untuk dimasukkan dalam foto, pusat perhatian dari foto serta barang-barang tersebut harus masih sesuai dengan tema. Semisal, tema yang kamu ambil adalah natal. Tidak akan masuk akal, kan kalau kamu memasukkan opor ayam dalam foto natal tersebut?

Bisa kita lihat contoh foto dari blogger asal Los Angeles, imdrewscott  berikut. Ia mengambil tema natal. Ia cukup memasukkan fairy lights, minuman hangat, dan lilin walaupun sebenarnya fokus foto tersebut adalah jam tangan yang akan ia berikan kepada ayahnya sebagai kado natal.

Kamu juga bisa bermain dengan warna. Semisal dalam foto ini, Drew hanya memilih warna-warna monokrom seperti putih, hitam, serta cokelat.

2. Tentukan cahaya yang terbaik

Tak perlu beli lampu bantu fotografi yang mahal, kamu bisa andalkan cahaya matahari. Cahaya matahari paling bagus adalah jam 9 pagi. Jika cahaya matahari dari kanan, gunakan sterofoam sebagai reflektor di sebelah kiri (jangan terlalu jauh dari objek).

3. Style komposisi Flatlay

Ada beberapa style komposisi untuk flat lay. Yang pertama adalah grid, yakni semua barang ditata sesuai garis lurus, baik horizontal maupun vertikal dan difoto sesuai dengan square. Contohnya adalah foto berikut, sang fotografer dari Indonesia, alexetiawan_. Ia menata semua barang dengan garis lurus, yakni horizontal. Kunci dari foto grid adalah mempertimbangkan simetri baik dari kanan dan kiri, buat jarak. Jika kamu masih belum yakin, bermainlah dengan fitur 3×3 grid di kamera.

Yang kedua merupakan freestyle. Freestyle merupakan banyak barang namun tetap fokus di tengah. Masih dengan contoh dari @alexetiawan, ia menaruh fokus pada polaroid instamini. Agar foto tidak terlalu kosong, ia menambah beberapa lensa, kamera, dan lainnya untuk menyesuaikan skema warna, yakni monokrom.

Oh ya, yang terpenting adalah mulailah menata semua barang dari barang paling besar, lalu disusul dengan barang-barang lainnya. Jangan terlalu banyak barang yang terlalu besar dalam satu foto. Dan ingat, tidak semua barang akan terlihat secara penuh dalam foto.

4. Editing

Dalam hal editing ini akan sesuai selera orang masing-masing. Kalian bisa menggunakan aplikasi photo editing sesuka kalian, seperti Snapseed, VSCO, dan lainnya. Dalam foto flat lay, kalian tidak perlu sulit-sulit mengedit karena kunci dari flat lay adalah bentuk naturalnya. Untuk mengedit, kalian bisa menambahkan kontras, mengedit pencahayaan dan membuat area berwarna putih lebih terlihat. Temukan satu editing app favorit kalian yang sesuai dengan gaya potret kalian.

 

Tentu saja dalam memotret dan menata barang-barang untuk foto flat lay akan menghabiskan banyak waktumu dalam memotret hingga mendapatkan foto yang bagus. Jadi, take your time dan jangan takut untuk terus mencoba dan gagal beberapa kali – practice makes perfect!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here