Memotret Astrophotography Dengan Mudah

Langit malam adalah salah satu objek fotografi yang menyenangkan, namun tahukah kamu kalau ternyata kita bisa memotret astrophotography dengan mudah loh! Mungkin fotografi jenis ini terlihat sulit dan memerlukan banyak perlengkapan yang memiliki harga mahal, iya sih secara mungkin hal yang pertama kali terpikirkan adalah astronomi. Tapi tenang, ternyata tidak seperti yang dibayangkan, Astrophotography dapat kita lakukan hanya dengan bermodalkan kamera DSLR apapun bahkan smartphone (beneran ini). Mau tahu bagaimana caranya dan tips apa yang bisa digunakan ketika melakukan fotografi bintang ini? Yuk kita cari tahu!

  1. Perlengkapan wajib yang perlu dibawa :
    1. Tripod : karena fotografi ini memerlukan teknik Long Exposure, maka tripod adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan hasil maksimal
    2. Kamera : di sini tidak harus DSLR, selama kamera tersebut mendukung full-manual-control layaknya DSLR masih bisa digunakan
    3. Smartphone : berfungsi sebagai gps / kompas / starmap untuk mencari bintang yang tepat
    4. Perlengkapan camping : karena fotografi akan dilakukan di malam hari, dan biasanya di alam bebas, kenapa enggak sekaligus camping? Hehe

Mungkin kesan pertama bagi yang baru mengenal fotografi jenis ini adalah Cuma itu saja? menurut kami sih iya! Namun bukan berarti kita tidak bisa menambahkan perlengkapan lain untuk menghasilkan gambar yang lebih bagus, namun dengan pengaturan seperti itu saja sebenarnya sudah cukup untuk melakukan fotografi bintang ini.

  1. Cara memotret astrophotography :
    1. Gunakan Long Exposure : bagi yang belum tahu istilah long exposure istilah ini adalah ketika kita menggunakan shutter speed yang lambat 10 detik keatas. Untuk fotografi jenis ini, kita gunakan 30 detik sebagai shutter minimal
    2. Jangan pakai autofocus : iyalah, secara objek yang kita potret itu jauh di sana, lebih baik pakai fokus manual dan set ke
    3. Gunakan ISO tinggi : untuk menangkap lebih banyak cahaya tentu kita memerlukan pengaturan ISO yang tinggi, Infotografi merekomendasikan menggunakan ISO 1600 di mana ini jadi angka aman untuk intensitas cahaya yang cukup dan noise yang tidak terlalu banyak
    4. Gunakan focal length terlebar yang kamu miliki : misalnya kamu memiliki lensa standar 18-55mm, akan lebih baik apabila lensa berada pada angka 18mm. Karena dengan sudut pandang yang lebih lebar memudahkan kita untuk melakukan komposisi

Simpel bukan? Dengan menggunakan empat panduan tadi pasti sudah bisa melakukan fotografi astro dengan baik. Namun sebenarnya selain memahami teknik yang benar, ada tips yang bisa dilakukan untuk membuat foto menjadi lebih bagus lagi

Memotret Astrophotography Mudah
Contoh Astrophotography sederhana dengan Lensa Kit
  1. Tips memotret astrophotography :
    1. Gunakan tripod : ini pasti dan wajib hukumnya untuk hasil terbaik dan maksimal
    2. Cari tempat yang bebas polusi cahaya : kita bisa mencari tempat seperti desa pinggiran atau pantai yang jauh dari kota, hutan, atau gunung. Di sana pasti kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal dibandingkan di daerah dekat kota
    3. Temukan rasi bintang scorpius! : kenapa bintang scorpius? Karena pada rasi ini adalah jalur yang dilalui oleh milkyway sehingga akan lebih terlihat. Lantas bagaimana cara menemukan bintang ini kalau kita tidak paham dengan perbintangan? Tenang, baca tips berikutnya hehe.
    4. Gunakan bantuan smartphone : kita bisa mengunduh aplikasi starmap seperti Stellarium untuk mencari bintang yang kamu inginkan. Dengan menggunakan kompas dan gyroscope, kita tinggal mengarahkan smartphone ke langit dan kita bisa mencari bintang yang diinginkan.

Nah, mudah bukan? Astrophotography tidaklah se rumit yang kita bayangkan, dengan sedikit jalan-jalan dan menikmati dinginnya malam, kita bisa menghasilkan sebuah karya yang sungguh mengingatkan kita pada indahnya dunia kita ini (kbp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here