Membawa Kamera ke gunung dengan aman

Gunung adalah salah satu objek wisata tujuan ketika berlibur, namun pernahkah kalian berpikir bagaimana membawa kamera ke gunung dengan aman, mengingat kondisi di gunung itu 180 derajat berbeda dengan kondisi di perkotaan. Suhu yang dingin, kelembapan yang tinggi, serta kondisi perjalanan yang tentu tidak semulus jalanan di aspal. Namun di lain sisi membawa kamera ketika sedang berada di gunung tentu juga sangat menyenangkan, salah satunya adalah memotret galaksi bimasakti, hingga mengabadikan momen terbitnya matahari yang hangat. Tenang, di sini infotografi akan memberikan saran singkat dan mudah bagaimana kita bisa membawa kamera ke gunung dengan aman.

  1. Bawa perlengkapan sesuai kebutuhan

Sebagai fotografer, tentu terkadang kita memiliki berbagai macam peralatan selain kamera. Namun ketika ingin melakukan pemotretan di gunung, kita tidak bisa membawa semuanya. Ketika melakukan perjalanan ke gunung tentu beban bawaan sangat diperhitungkan, dan jangan sampai perlengkapan kamera yang banyak mengurangi tempat untuk barang bawaan pendukung kehidupan ya hehe. untuk keperluan standar biasanya cukup membawa tripod, lensa fix, (50mm / 35mm) dan lensa sapujagat (18-135mm / 18-105).

  1. Jaga Suhu tas kamera

Kamera bukanlah elektronik yang ramah terhadap kondisi penyimpanan lembap, dengan perubahan suhu yang cepat ketika sebelum di gunung dan ketika berada di gunung bisa membuat kamera menjadi ber-embun. Repot ketika kamera yang kita bawa ber-embun ketika dibutuhkan, gambar yang dihasilkan tidak akan tajam dan maksimal. Caranya adalah dengan menambahkan lapisan tambahan di dalam tas kamera, mungkin dengan kain atau handuk yang kering, untuk memastikan tetap lebih hangat dan mencegah embun. Melengkapi dengan silica gel di dalam tas juga bisa membantu untuk menyerap udara basah yang bisa terjadi selama perjalanan

  1. Bawa cleaning kit

Kadang memang proses alami tersebut tidak bisa benar-benar kita atasi atau terjadi lebih cepat dari yang kita duga, dengan membawa cleaning kit ketika melakukan perjalanan ke gunung, setidaknya kita bisa mengurangi embun yang ada di lensa dengan lebih aman.

Kamera DSLR yang memiliki banyak komponen dan ruang dalam sistemnya membuatnya memerlukan perawatan yang ekstra ketika berada di dalam kondisi lingkungan yang tidak semestinya, sehingga diperlukan sedikit usaha untuk dapat membawa kamera ke gunung dengan aman. Namun bagi kamu yang tidak ingin repot juga, sebenarnya dengan kemampuan smartphone jaman sekarang sudah cukup baik untuk dijadikan kamera yang selalu siap setiap saat loh, kamera smartphone juga lebih aman dari pengembunan dibanding kamera DSLR (terbukti ketika kamera Galaxy S5 saya masih sangat tajam ketika Nikon D7100 saya berembun ketika dipakai selama 30 menit di ketinggian 3000mdpl) kbp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here