Flash Dengan Mode Manual

Tips Fotografi – Tidak semua fotografer senang menggunakan fitur TTL yang ada di Flash (Nikon menyebutnya i-TTL dan pada Canon E-TTL), meskipun berbeda penamaan, namun sesungguhnya mereka melakukan pekerjaan yang sama. Mereka menggunakan metering “through-the-lens” TTL untuk memberikan exposure flash yang lebih baik secara otomatis.

Fitur TTL ini bisa bermanfaat ketika bekerja sesuai dengan keinginan Kita, namun permasalahan yang sering muncul adalah sebaliknya. Hasil dari TTL ini tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan, dan parahnya lagi Kita sering tidak tahu apa alasannya. Menggunakan mode manual adalah satu cara terbaik yang bisa dilakukan jika TTL tidak berfungsi sesuai dengan keinginan kita. Mode manual mengharuskan kita untuk menambah atau mengurangi power flash secara manual.

 

Sebagai panduan saat memotret di lokasi outdoor, set flash ke mode manual dan mulai pada pengaturan power 1/4 dan lakukan pengujian. Jika flash terlalu gelap, maka naikkan power flash menjadi 1/2 dan lakukan kembali pengujian. Jika terlampau terang turunkan menjadi 1/8. Ribet bukan? tidak juga! idealnya pengujian ini akan membutuhkan waktu Satu atau Dua menit untuk menemukan power yang tepat serta seimbang dengan available light, jadi pencahayaan kalian akan lebih natural.

 

Tidak sedikit fotografer yang merasa frustasi dan kesal terhadap fitur TTL ini, seringkali TTL membuat foto terlihat tampak  lebih terang, jadi dengan menggunakan mode manual kita bisa lebih memiliki kontrol pada hasil foto yang kita inginkan. Tapi semua kembali lagi, bahwa setiap fotografer memiliki workflow tersendiri dalam fotografi mereka. Setelah membaca artikel ini tidak ada salahnya kan mencoba metode ini?

Selamat mencoba..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here